Sabtu, 13 Februari 2010

Jumat, 12 Februari 2010

Ilmuwan Islam

Sunatullah menyebutkan bahwa pergiliran kekuasaan di antara manusia adalah sebuah kemungkinan. “Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran) …” Namun pergiliran ini terjadi, selain atas izin Allah, juga bergulir sesuai dengan sunatullah yang lain; terpenuhinya prasyarat terjadinya pergeseran kekuasaan. Salah satu anasir kekuasaan/kejayaan adalah penguasaan sains dan teknologi.
Tatkala merebut Ankara Khalifah Harun Al Rasyid (786-809) dan ketika Khalifah Al Ma’mun (814-833) meraih kemenangan atas Kaisar Romawi Timur, Michel II, kedua pemimpin Islam itu tidak menuntut ganti rugi peperangan kecuali penyerahan manuskrip-manuskrip kuno. Di mesir pada abad ke-10, Khalifah Al Aziz memiliki perpustakaan dengan 1.600.000 buku dan 16.000 diantaranya tentang matematika.
MEREKA YANG TERLUPAKAN
Salah satu sumbangan sains Islam terbesar bagi peradaban manusia ialah prinsip kesatuan: bahwa tak ada pemisahan antara sains tentang alam dengan teologi atau kesenian di pihak lain. Begitu pula tidak terdapat pemisahan yang ketat antara macam-macam sains; dari matematika sampai geografi. Inilah yang menjadi jawaban mengapa terdapat banyak orang jenius yang menguasai sejumlah besar ilmu dengan ragam yang berbeda (ensiklopedik) dalam Islam.
Dalam tradisi barat, kita hanya sedikit menemukan orang jenius yang universal, umpamanya Leonardo Da Vinci. Namun dalam Islam terdapat banyak orang jenius yang universal, mulai Al Kindi sampai Ar Razi, dari Al Biruni sampai Ibnu Sina. Mereka merupakan pencipta serentak bidang ilmu mulai kedokteran dan matematika, teologi dan geografi serta ahli matematika.
1.MATEMATIKA
Dalam perspektif Islam, matematika adalah suatu jalan yang menghubungkan antara apa yang dirasakan dan yang difikirkan, antara alam yang selalu berubah dan alam yang abadi. Ini sangat berbeda dengan landasan sains Yunani yang menjadi dasar pengembangan sains Rumawi. Keduanya didasarkan pada landasan empiris (sesuatu yang terlihat dan teraba)
Itulah yang kemudian melahirkan karya gemilang. Angka Arab membawa revolusi karena memperkenalkan angka nol, yang membuat penulisan angka menjadi tak terbatas. Selain itu angka Arab juga membuat penulisan menjadi mudah. Nomor angka Arab 4444 dalam angka Romawi ditulis menjadi MMMMCCCCXLIV. Kemudahan dan penemuan angka nol menjadi salah satu pemicu berkembangnya sains, teknik, industri, perdagangan dan ilmu tata buku.
Al Khawarizmi memberi sumbangsih besar dalam dunia matematika melalui bukunya Aljabar (yang hingga kini masih menjadi salah satu mata ajar wajib pada fakultas sains dan teknologi). Al Khawarizmi membuka jalan bagi bersatunya pemahaman angka sebagai ukuran besar dan angka sebagai “hubungan”.
2.ASTRONOMI
Dalam bidang astronomi, prestasi ilmuwan Islam melewati apa yang diwariskan Ptolomeus. Al Battani (877-918) menulis alasan kenapa ilmuwan Islam banyak menekuni astronomi,”Dengan ilmu bintang-bintang manusia mendapatkan bukti tentang kesatuan Allah dan sampai kepada pengertian tentang kebijaksanaan karyanya.”
Ahli-ahli astronomi Khalifah Al Ma’mun pada abad ke-9 mengira panjang garis meridien bumi 111.814 m (pada waktu ini angka yang disetujui para ahli adalah 110.938).
3.PEMIKIR UNIVERSAL & TEKNOLOGI
Salah satu tokoh sains Islam adalah Ibnu Khaldun. Ia memiliki pemikiran yang universal sebagai seorang ilmuwan, seniman, negarawan, ahli hukum dan filosof. Tatkala ia mempelajari dasar-dasar kekuasaan dan asal-usul dinasti-dinasti, ia menunjukkan kemahiranyant tak dapat ditunjukkan oleh Machiavelli dalam bukunya Prince, satu abad kemudian. Dan ketika ia menjelaskan metode sejarah bagi penulisan sejarah secara ilmiah ia melakukannya dengan kemahiran seperti Montesquieu menulis Esprit des lois (Jiwa Perundang-undangan)
Pada aba ke-16 seorang insinyur Italia bernama Jeranello Turriano melakukan penelitian di Toledo tentang karya-karya hidrolik orang-orang Islam yang didasarkan atas tekanan air dan udara, seperti pada pembuatan air mancur, menaikkan air untuk irigasi dan untuk penggilingan-penggilingan gandum. Penemuan-penemuan ilmuwan Arab itulah yang pada abad ke-17 menjadi dasar bagi Torricelli di Italia untuk menciptakan barometer dan bagi Vaucanson di Perancis untuk menciptakan alat-alat otomatik.
Begitu pula karangan Al Jazari tentang mesin-mesin pada abad XIII jauh lebih maju dari buku mekanika karangan Heron dari Iskandariyah abad ke-1 dan Pneumatik karangan Philon di Bizantium pada abad ke-2.
4.KEDOKTERAN
Sains Islam juga memberikan sumbangsih besarnya pada bidang kedokteran. Dan seperti juga bidang ilmu yang lain, salah satu ciri yang menonjol dalam sains kedokteran Islam adalah sifat-sifat pokok dan cara-caranya mendekati problema, bersumber dari pandangan tentang alam dari perhatian yang terus menerus terhadap kesatuan menurut prinsip Islam : Tauhid.
Kedokteran Islam menitik beratkan pada pencegahan. Adab mengambil air wudhu, serta kebersihan jasmani, menjauhkan diri dari alkohol dan puasa telah mendorong munculnya buku ilmiah tentang peraturan makanan di Andalusia, pada abad ke-12, yaitu buku tentang diet karya Marwah bin Zuhri.
Ensiklopedia tentang kedokteran karangan Ar Razi (865-925) yang di Barat dinamakan Continent, merupakan satu-satunya buku ilmiah yang pengaruhnya meluas dan bertahan selama 10 abad. Karangan Ar Razi, tentang cacar dan kapag (variole) yang ditulis pada permulaan abad ke-10 telah dicetak ulang 40 kali dari tahun 1898 sampai 1866.
Pengaruh Ar Razi dalam dunia kedokteran masih dikalahkan oleh Ibnu Sina yang dilahirkan dekat Bukhara pada tahun 980. Karyanya Al Qanun Fithbbi yang disalin ke dalam bahasa latin oleh Gerald de Cremone sampai zaman renaissance masih merupakan ensiklopedi kedokteran besar karena lengkap dan jelasnya klasifikasi tentang penyakit dan gejalanya.
Dan seperti juga Ar Razi, Ibnu Sina merupakan jenius yang menguasai banyak bidang ilmu. Mulai dokter, ahli fisika dan ahli syair. Begitu pula Ibnu Haitam (965-1039). Di Barat dikenal dengan Al Hazen, ia adalah seorang ahli matematika, astronomi, insinyur dan ilmuwan yang banyak menulis tentang optik. Roger Bacon yang mendapat pendidikan ilmiah di universitas-universitas Islam di Spanyol, tidak segan-segan menyalin optik Ibnu Haistam dalam bagian ke-5 dari bukunya Opus Majus yang dikhususkan untuk membicarakan soal perspektif.
Ahli bedah dari Andalus, Abdul Qasim (meninggal pada 1013) menyelidiki TBC tulang punggung tujuh setengah abad sebelum Percivall Pott (1713-1590) dan mempraktekkan penyambungan pembuluh darah pada waktu amputasi enam ratus sebelum Ambroise Pare (1517-1590).
Pasang Surut Sejarah Islam

Setelah melalui masa-masa gemilang, sains Islam mulai kehilangan nyalanya bersamaan dengan pudarnya cahaya Islam di negeri-negeri Muslim.

Drs. Sidi Gazalba, dalam Masyarakat Islam; Pengantar Sosiologi dan Sosiografi, membagi kurun sejarah Islam selama 14 abad menjadi tiga. Kurun pertama ditandai dengan munculnya nubuwah (kenabian) yang juga merupakan awal masa kejayaan umat Islam. Pada kurun ini, Rasulullah saw beserta khulafaurrasyidiin mempraktekkan Islam seutuhnya hingga membawa peradaban Islam menuju tangga kejayaannya.
Kurun ini berlangsung sejak 650 hingga 1250 M. Termasuk dalam kurun ini adalah masa perpecahan, antara Bani Umaiyah dan Abasyiyah. Saat itu, kegiatan keilmuan difokuskan pada pendalaman ilmu-ilmu syar’i, seperti tafsir, hadits, fikih dan yang sejenisnya.
Kurun kedua disebut kurun pertengahan berlangsung antara 1250 hingga 1800. Masa ini terbagi dalam tiga rentang sejarah. Masa kemunduran antara 1250 hingga 1500. Masa kehancuran itu bermula dari serbuan Jengis Khan (1212 M). Masjid dan madrasah dihancurkan oleh Hulagu. Perpustakaan Baghdad yang kaya dengan koleksi karya-karya ilmuwan Islam dibakar. Periode setelah kehancuran Jengis Khan, dunia Islam sempat muncul ke permukaan melalui hadirnya tiga kerajaan besar : Utsmani di Turki, Safawi di Persi dan Mogol di India. Namun semangat ilmu yang muncul jaman Abasyiyah kini diganti dengan tasauf dan tarikat. Dan ini berakibat pada lemahnya semangat dan etos kerja umat. Jika masa Abasyiyah menonjolkan sesuatu yang nyata, rasional dan mengabaikan yang ghaib, masa tiga kerajaan besar sebaliknya; berfokus pada hal yang ghaib dan mengabaikan yang nyata (pengejaran dan eksperimen ilmu)
Periode ketiga kurun baru 1800 hingga 1924. Masa ini diakhiri dengan tumbangnya kekhalifahan Islam di Turki.Dalam kondisi terpuruk inilah umat Islam kini mesti menghadapi kejayaan sains Barat.
Dihitung dari masa terakhir kurun terbawah ummat Islam, menjelang datangnya abad ke-21 sudah tiga abad sains Islam tidur dan tak memberi sumbangsih besar bagi peradaban. Sebagaimana yang telah dicontohkan para pendahulunya.
Hasyim Ibrahim

Mantan Politisi Swiss Penentang Menara itu Memeluk Islam

Daniel Streich disebut-sebut sebagai politisi Swiss yang tobat setelah menentang pendirian menara, padahal ia telah memeluk Islam sejak 2 tahun lalu

Hidayatullah.com--Nama Daniel Streich dalam satu pekan terakhir banyak disebut sebagai politisi terkemuka Swiss yang anti-Islam dari Partai Rakyat Swiss (SVP), yang mengusulkan larangan pembangunan menara masjid. Dan setelah referendum usai, maka ia pun masuk Islam.

Sayangnya berita itu keliru. Sesungguhnya Daniel Streich telah memeluk Islam sejak 2 tahun lalu, dan meskipun menjadi anggota SVP, ia tidak ikut mengusulkan larangan pendirian menara masjid di Swiss.

Daniel Streich adalah seorang instruktur militer. Sebelum referendum antimenara digelar pada 29/11/2009, ia telah mengundurkan diri sebagai politisi SVP di kota Bulle. Alasan pengunduran dirinya adalah, karena ia memeluk agama Islam.

Selama dua tahun Streich merahasiakan identitas agamanya kepada SVP. Dan ketika "perburuan terhadap Islam" semakin gencar, Streich tidak bisa menahannya lagi. Ia memilih mengundurkan diri dari partai dan mengumumkan secara terbuka tentang keislamannya.

Dulu Streich adalah seorang anggota SVP sejati dan penganut Kristen yang taat. Ia membaca Bibel dan pergi ke gereja secara teratur.

Sekarang ia adalah seorang instruktur militer dan anggota dewan masyarakat, yang membaca Al-Quran, shalat lima waktu, dan pergi ke masjid.

"Islam menawarkan jawaban logis atas pertanyaan-pertanyaan penting dalam hidup, yang mana hal itu tidak pernah saya temukan dalam ajaran Kristen," kata Streich kepada situs berita Swiss berbahasa Jerman 20 Minuten (23/11/2009).

Oleh karena ia tidak lagi tahan dengan sikap SVP yang melakukan perburuan terhadap Islam. Streich meninggalkan partai itu 2 minggu sebelum wawancara dengan 20 Minuten, yaitu sekitar tanggal 10/11/2009. Dan setelah menganut Islam selama dua tahun secara tertutup, ia pun mengumumkan keislamannya kepada publik.

Kini Streich ikut serta membangun Partai Demokrat Konservatif di wilayah canton Frieburg. Mantan jemaat gereja itu menentang keras inisiatif referendum larangan pendirian menara. "Jika inisiatif itu diloloskan, akan menjadi pukulan yang sangat telak bagi saya. Saya akan bertanya kepada diri sendiri, mengapa saya menawarkan diri, baik secara profesional maupun politis selama lebih dari 30 tahun untuk sistem politik ini." katanya kepada 20 Minuten (23/11/2009).

Menurut Streich, Swiss justru sangat membutuhkan lebih banyak masjid. "Tidak pantas Swiss memaksa muslim untuk menjalankan perintah agama mereka di gang belakang."

Tentu saja berita keislaman Streich tidak membuat semua orang senang. Reaksi bekas kawan-kawannya di SVP beragam. "Setiap orang bebas meyakini apa yang ingin diyakininya," kata Sekjen SVP Martin Baltisser.

Pakar politik Georg Lutz berkata, "SVP dan Islam berdiri saling berdekatan dibandingkan orang lain. Keduanya memiliki pandangan yang konservatif."

Sedangkan anggota SVP di Dewan Nasional, Alfred Heer, memberikan respon yang kurang bersahabat. "Karena Daniel Streich pindah memeluk agama Islam ketika ia masih aktif sebagai anggota Angkatan Bersenjata, maka akan membuat sebagian politisi berpikir, 'Hal itu akan bisa membahayakan keamanan negara.' Kita telah melihat apa yang terjadi di Amerika Serikat," kata Heer menunjuk peristiwa Fort Hood.

Namun tuduhan Heer dibantah jurubicara Angkatan Darat, Christopher Brunner. "Itu tuduhan yang tidak masuk akal. Militer Swiss bersikap netral terhadap hal-hal yang berkaitan dengan agama. Sama sekali tidak ada hubungannya dengan agama yang dianut anggota kami. Performa, itulah yang penting, bukan agama," tegas Brunner.

Daniel Streich bukan baru saja masuk Islam. Ia bahkan telah menunjukkan kesungguhannya menjalani agama Allah ini, antara lain dengan memelihara jenggot, salah satu sunnah yang diajarkan Rasulullah Muhammad Shalallahu alaihi wasallam. [di/20m/www.hidayatullah.com]

Waspada Virus Valentine!!!

Valentine’s Day adalah perayaan resmi Nasrani dan ummat Islam dilarang ikut-ikutan merayakan, ini adalah wilayah aqidah yang kita harus tegas dan tidak mencampuradukkan antara hak dan batil.

Dalam The Catholic Encyclopedia, Vol. XV sub judul; Santo Valentino, diurai tentang sejarah Valentino. Sumber ini setidaknya menampilkan kisah Valentino dalam 3 versi. Inti dari semuanya adalah bahwasanya hari Valentine adalah untuk mengenang Pendeta St. Valentine yang hidup di akhir abad ke 3 M di zaman Raja Romawi Claudius II. Pada tanggal 14 Februari 269 / 270 M Claudius II menghukum mati St.Valentine yang telah menentang beberapa perintahnya.

Dalam The Encyclopedia Britania, Vol XII, sub judul: Chistianity, dijelaskan bahwa untuk lebih mendekatkan ke dalam agama Kristen, pada 496 M Paus Glasisus I menjadikan kisah ini menjadi perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati Pendeta St. Valentine yang dieksekusi pada tangal 14 Februari (The World Encylopedia 1998).

Semangat Valentine adalah Semangat Berzina dan Pelecehan Kaum Perempuan

Ritus hari Valentine’s yang mengusung panji percintaan dan kasih sayang, diperingati dengan berbagai cara.
Ada yang mengekspresikannya dalam bentuk memakai pakaian dan apa saja yang berwarna pink.
Pengiriman kartu yang kadang-kadang disertai dengan hadiah yang sarat dengan simbol LOVE.
Namun ada yang merayakan dengan menggelar pesta makan, minum yang diiringi musik dansa yang dinyanyikan secara berpasangan. Bahkan diakhiri hubungan seks alias berzina.

Jadi, hari Valentine lebih tepat disebut dengan HARI PELECEHAN KEHORMATAN.

Hukum Merayakan Valentine

Allah Ta’aala berfirman:

"Katakanlah:
“Hai orang-orang kafir.
Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah.
Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.
Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah.
Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.”
(QS. Al-Kafirun: 1-6).

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wasallam bersabda,
“Barangsiapa menyerupai suatu kaum berarti ia termasuk golongan mereka.”
(HR. Abu Daud dll).

Para Ulama Rahimahumullah mengatakan bahwa ikut-ikutan dalam merayakan Valentine atau perayaan-perayaan non muslim lainnya hukumnya adalah haram, bahkan lebih haram dan lebih besar dosanya daripada meminum khamer atau narkoba, berzina, berjudi dan dosa-dosa besar lainnya, karena dosa ikut serta dalam perayaan non muslim mengandung unsur syirik dan kufur, yaitu ikut merestui kekufuran dan kesyirikan.

Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa ta'ala menjadikan kita semua istiqomah di tengah keterasingan. Allahumma Aamiin.
(ابونوفل Adi Prabowo)
Sumber: Dinukil dari tulisan Al-Ustadz Abdullah Shaleh Al-Hadrami
http://www.facebook.com/hatibening?ref=search&sid=1056141139.2992254251..1

Jumat, 05 Februari 2010

TANDA-TANDA PENGETAHUAN TENTANG DIRI

Ketahuilah ! bahwa pengetahuan tentang kimia kebahagiaan[3] yang bersifat dhohir tidak ada dalam perbendaharaan ilmu kaum awam kebanyakan, akan tetapi tersimpan dalam gudang ilmu para raja, demikian juga dengan kebahagiaan. Ia hanya ada dalam gudang rahmat Allah Swt. Di langit sana tersimpan esensi (jawhar) para malaikat, dan di bumi tersimpan di hati para wali yang Arifbillah. Dan setiap orang yang mencari ini tanpa bersandar hadrat kenabian[4], maka ia telah salah jalan dan semua daya upayanya tak lebih seperti uang dinar palsu. Ia kira dirinya kaya raya, tapi sebenarnya miskin di hari kiamat sebagaimana ditegaskan Allah Swt:

“Maka Kami singkapkan daripadamu tutup yang menutupi matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam.” (Q.S. Qaf [50]: 22).

Dari sekian rahmat Allah pada hamba-Nya, Dia telah mengutus seratus dua puluh empat ribu nabi untuk mengajarkan seluruh manusia tentang naskah kimia ini, mengajarkan mereka bagaimana menjadikan hati sebagai tempaan mujahadah[5], mengajarkan bagaimana membersihkan hati dari budi pekerti yang buruk dan mengajarkan bagaimana mengendalikanya untuk menyusuri lorong-lorong kesucian, seperti dijelaskan Allah Swt:

“Dialah yang mengutus pada kaum yang buta huruf seorang rasul diantara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan kitab dan hikmah.” (Q.S. al-Jum’ah [62]: 2).

Yaitu mensucikan mereka dari akhlak yang buruk dan sifat-sifat kebinatangan serta menjadikan sifat-sifat malaikat sebagai baju dan hiasan mereka.

Adapun maksud dari Kimia ini adalah bahwa semua yang berhubungan dengan sifat-sifat negatif maka wajib menanggalkannya, dan semua yang berhubungan dengan sifat-sifat kesempurnaa maka wajib mengenakannya. Satu-satunya rahasia keberhasilan KIMIA KEBAHAGIAAN ini adalah kembali mundur dari keduniawian seperti ditegaskan oleh Allah Swt:

“Dan beribadahlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan.” (Q.S. al-Muzammil [73]: 8).

Dan keutamaan ini sangat banyak dan luas.
dari bukusufigratis.wordpress.com

BINGUNG MEMULAI

Ini pertama kali aku mencoba membuat blog, dengan tujuan bakat menulis yang terpendam segera tersalur. Sebenarnya sudah lama pingin membuat blog, terbentur dengan aktifitas kantor yang menjemukan dan kelihatannya monoton. Kesibukan mulai terasa saat pelaksanaan survey lapangan, mulai terjun ke lokasi proyek. Banyak kendala yang dihadapi seperti kesalahan tulisan lokasi proyek yang akibatnya fatal, hujan jalan becek. Sebelum ke lokasi seharusnya ke Kepala Desa, ini jadinya bingung memulai.....Kayaknya tulisanku mbulet ya...Ini aja sementara awal dari segala awal hehehe

Selasa, 02 Februari 2010

BUDAYA VALENTINE

Budaya apalagi yang kian merebak dalam masyarakat kini. Masyarakat terutama kalangan remaja banyak terbawa (hanyut) dalam budaya yang asing ini. Dansa-dansi, berpelukan dengan mesra antara sesama jenis yang haram, dan ciuman yang sangat menjijikkan. Ada juga sebagian remaja yang saling memberikan kartu atau ucapan-ucapan yang sentimentil, memberikan hadiah (kado), kembang gula dan boneka-boneka anak kecil yang bersayap.



Perbuatan asing tersebut mempopuler pada tanggal 14 februari, yakni sebagai hari valentine (valentine’s day). Di republik ini, parea penyambut perayaan valentine’s day ( hari kasih sayang) ini, anehnya, para remaja-remaja putrid yang berlatar belakang agama Islam. Mereka terperosok pada budaya-budaya orang kafir yang menyesatkan. Mereka terjebak dalam tingkah laku yang aneh menurut Islam.

Asal-usul

Patutkah budaya yang sama sekali tidak kita kenal untuk kita ikuti tanpa melihat asala-usul timbulnya budaya tersebut?.Hari Kasih Sayang (valentine’s day) bermula pada tanggal 14 februari 269 Masehi, Santo Valentine, seorang pendeta harus menerima hukuman pancung dari penguasa (raja) Claudus II Ghoticus melalui tangan-tangan algojonya. Santo Valentine dianggap melanggar ketentuan imperium, yakni ia telah berani menikahkan sepasang remaja yang sedang mengalami kisah-kasih yang menyenangkan secara diam-diam.

Tindakan pendeta valentine tersebut akhirnya diketahui oleh pihak emperor (raja). Padahal sudah ada ketentuan, pada masa itu, para remaja single dilarang untuk menikah dahulu karena mereka sangat dibutuhkan untuk menjadi prajurit yang tangguh. Prajurit yang belum menikah dianggap memiliki prestasi yang baik dimedan pertempuran.



Hayat Santo Valentine terputus pada tanggal 14 februari 269 M, di kota Cisalpine Gaul, tepatnya di jalan flaminia. Pihak gereja telah menobatkannya sebagai pahlawan yang dilindungi oleh orang yang bercinta. Paus St Julius I telah membuatkan bangunan kehormatan untuk menghormati Santo Valentine tersebut.



Paus Ganesium I adalah pelopor pencetus peringatan hari kasih sayang pertama pada tahun 296 M. Peringatan hari tersebut juga diilhami oleh kebudayaan nenekmoyang bangsa Romawi, yakni pemujaan terhadap Dewa Lupercus (dewa kesuburan, padang rumput dan hewan ternak) dan Dewa Faunus (dewa alam semesta). Namun tanggal peringatan adalah 15 februari, dilakukan setap tahun sehingga abad ke-4 M, masa berkuasanya kaisar Constantine(280-337 M).



Pemujaan terhadap para dewa tersebut dilakukan dengan menyembelih hewan berupa sejumlah kambing dan seekor anjing. Para pemuda yang mengikuti upacara dihadapkan menuju altar sembari diolesi keningnya dengan darah yang ada di pisau tersebut. Selanjutnya, para peserta peserta upacara membuat cambuk dari kulit kambing yang telah bikorbankan tadi untuk mencambuki wanita yang dijumpai pada saat mengelilingi bukit falentine. Anehnya, para wanita menerima cambukan dari para pemuda dengan senang hati. Mereka, kaum wanita, beranggapan bahwa cambukan tersebut dapat mengembalikan kesuburan wanita.



Pada masa Kaisar Constantine, seorang kaisar yang pertama kali memeluk agama kristen dan juga memiliki pengaruh terhadap kehidupan gereja menambah berbagai acara setelah upacara pemujaan terhadap Dewa Luparcus dan Faunus tadi dengan acara yang memberikan kesempatan para gadis remaja menyampaikan pesan-pesan cinta mereka disebuah jambangan besar, kemudian para pemuda menerima pesan dari remaja puteri tadi. Kemudian setelah itu mereka berpasang-pasangan dan berdansa semalaman yang biasanya diakhiri dengan tindakan zina (coitus).

Pada abad ke-5 M, upacara bangsa romawi ini dimasukkan ke dalam upacara pensucian diri yang umumnya dilakukan oleh pihak gereja kemudian dikenal menjadi upacara kasih sayang (Valentine’s Day). Dari tanggal 15 dirubah menjadi 14 februari, hari digantungnya Santo Valentine.

Menurut Islam



Melihat asal-usulnya jelas suatu upacara yang dilakukan oleh orang non Islam, Sesuai dengan sabda nabi :”Diriwayatkan daripada Abu Said al-Khudri r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Kamu telah mengikuti sunnah orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Sehinggakan mereka masuk ke dalam lubang biawak kamu tetap mengikuti mereka. Kami bertanya: Wahai Rasulullah, apakah yang kamu maksudkan itu adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani? Baginda bersabda: Kalau bukan mereka, siapa lagi?”. ( Sahih hadits Bukhori-Muslim no. 1557)

“Katakanlah: "Ta`atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir".” (Ali Imran:32).



Jelas bahwa peringatan tersebut bukan berasala dari agama Islam. Peringatan Valentine’s day adalah ditetapka oleh pihak gereja atau para pastor nashrani. Sedangkan sesuai denagn penjelasan lQur’an:“Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan”.( At Taubah : 31 )



Pihak rahib (pendeta) telah menghalalkan hubungan antar sesama lawan jenis. Pihak gereja (Paus Galasium I) telah mengadopsi upacara pesan-pesan cinta, dansa-dansi dan ber-zina menjadi upacara persucian diri.

Dengan kata lain, penobatan Santo Valentine sebagai tokoh ‘pembela kasih sayang’ disertai dengan kemaksiatan merupakan hal yang wajar, jelaslah bahwa hal ini tidak bias di tolelir dalam Islam. Dan Islam tidak menghendaki keberadaannya.haram.

Wallahu A’lam bish-Showab
Sumber dari